Curug Tujuh Bidadari Sumowono

Ternyata ada objek wisata baru di sumowono. namanya Curug 7 bidadari. curug ini baru ditemukan April 2010 yang lalu. mau tahu info selengkapnya…..

SEJUMLAH anak muda bermain air terjun atau curug di Dusun/ Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Di Curug Tujuh Bidadari yang belum lama ini dibuka, semakin banyak dikunjungi wisatawan lokal. Keramaian air terjun ini semakin bertambah seiring ditemukannya sumber air di sebuah lubang batu di atas air terjun tersebut. Warga meyakini, air dalam kedung wali itu memiliki ’’tuah’’.

Kadus Keseneng Basuki mengatakan, kedung wali ditemukan pada 2 April 2010 saat warga membersihkan aliran Sungai Kali Banteng. Menyibak rerumputan yang ada, warga menemukan batu besar yang memiliki lubang menyerupai keong. Kedalaman sekitar 1,5 meter dan diameter 60 sentimeter.

’’Banyak orang dari Kendal, Kota Semarang, Temanggung, dan warga Kabupaten Semarang yang mengambil air dari kedung wali ini. Mereka meyakini air tersebut bertuah dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit,’’ tutur Basuki belum lama ini.

Untuk memudahkan orang menuju kedung wali itu, warga di bawah komando Basuki gotong royong membuat jalan berundak dengan menggunakan piranti bambu supaya pengunjung tidak terpeleset. ’’Ada tata cara doa yang harus dilakukan. Kalau Islam ya berdoa secara Islam. Jika beragama lain ya berdoa menurut agamanya,’’ jelas dia.

Basuki mengatakan, saat menemukan kedung wali, dia mendapati sembilan batu unik yang masih diamankan. Adapun sejumlah batu yang bertuliskan Arab dikembalikan lagi ke tempat semula di dasar batu yang bermata air ini. ’’Di dusun ini juga ada makam dua pengikut Pangeran Diponegoro yakni Kiai Mandung dan Kiai Wono Taruno sebagai cikal bakal Desa Keseneng,’’ imbuhnya.

Untuk mengelola objek wisata tersebut, Kades Keseneng Maskuri dan mantan kades Sabar (57) ditunjuk sebagai penasihat dan pengelola objek wisata yang akan diresmikan Plt Bupati Semarang pada 20 Mei mendatang.

’’Uang pemasukan Rp 6 juta selama dua bulan digunakan membuat sarana umum seperti mushala, jalan, dan kamar mandi,’’ terang Sabar.
Wisata Baru Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Ir Agus Purwoko Djati mengatakan, curug tersebut diharapkan menjadi daya tarik wisata baru yang menjadi daya ungkit agar desa tersebut tidak tertinggal lagi. ’’Setiap jengkal tanah objek wisata ini harus bisa menghidupi masyarakatnya,’’ tegas Agus Purwoko. Objek wisata yang masih perawan ini akan diupayakan maksimal dengan menggandeng mitra kerja.

Kabid Destinasi Disporabudpar Nugroho SH bersama pembina Desa Wisata Yossiady BS, baru-baru ini juga mengecek persiapan peresmian Curug Tujuh Bidadari ini. ’’Kami sudah membentuk kelompok sadar wisata. Kami sudah siapkan Keseneng menjadi Desa Wisata,’’ jelas dia.

Yossi menambahkan, masyarakat Desa Keseneng harus siap menyambut wisatawan dengan baik. Dijelaskan, curug di desa ini berbeda dengan lainnya. ’’Curug di Keseneng mudah dijangkau jalan kaki dari jalan desa hanya 70 meter,’’ terang dia. Air terjun ini ditempuh sekitar empat kilometer dari kantor Kecamatan Sumowono menuju arah Bantir. Sudah banyak petunjuk arah untuk menuju ke curug tersebut. Di sekitar obyek wisata ini juga banyak warung makan didirikan

sumber :http://hunaifa.blog.ugm.ac.id

Satu Tanggapan to “Curug Tujuh Bidadari Sumowono”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: