Melawan Lemas Saat Puasa

Saat matahari beranjak makin siang tubuh orang yang berpuasa biasanya mulai lemas dan inginnya selalu tidur. Tapi ada cara melawan lemas puasa saat siang hari.

Puasa bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan kegiatan atau hanya tiduran saja. Agar tidak lemas jalani dengan cara yang wajar dan sehatbukan dengan tidur-tiduran.

Melakukan aktivitas seperti biasa adalah kunci puasa tidak lemas. Karena bagaimana pun kebutuhan nutrisi saat puasa sebenarnya tidak berkurang.

Puasa Ramadan sebenarnya hanya memindahkan waktu makan saja, yang mana makan pagi diajukan sebelum waktu subuh, makan siang saat berbuka serta makan malam setelah tarawih. Yang berbeda adalah tidak adanya waktu untuk ngemil lagi.

Dengan demikian, asupan energi dan zat gizi dari makanan tidak begitu berbeda dengan saat tidak berpuasa. Yang sangat terpengaruh adalah status hidrasi tubuh, karena tidak adanya asupan air sepanjang hari saat tubuh harus beraktivitas.

“Oleh karena itu, disarankan agar selama berpuasa melakukan kegiatan yang tidak terlalu menguras keringat,” tulis DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc dari Departemen Ilmu Gizi FKUI.

Menurut Dr Tati, apabila ingin melakukan kegiatan yang akan mengeluarkan keringat, sebaiknya dilakukan menjelang waktu berbuka sehingga dapat segera menggantikan jumlah cairan tubuh yang keluar sebagai keringat tersebut.

Dengan demikian, kalau selama puasa tidak melakukan kegiatan atau hanya tiduran saja, maka rasa lemas dan tidak bertenaga akan lebih terasa. Karena tubuh menjadi malas untuk digerakkan, tidak ada gairah untuk melakukan aktivitas dan pikiran akan terfokus untuk menunggu waktu buka saja.

Untuk mencegah rasa lemas, Dr Tati menyarankan agar tetap melakukan kegiatan rutin sehari-hari tanpa khawatir kekurangan tenaga karena sedang berpuasa, dengan memperhatikan asupan energi dan zat gizi dari makanan di saat berbuka, makan malam dan saat sahur.

Sebaiknya hindari makanan yang terlalu manis dan dikonsumsi secara berlebihan, karena akan meningkatkan gula darah secara cepat namun kemudian akan menurunkannya secara drastis, yang akhirnya akan menyebabkan tubuh kekurangan zat gula sebagai zat tenaga sehingga tubuh cepat lemas dan mengantuk.

“Tetaplah melakukan kegiatan rutin sehari-hari tanpa khawatir kekurangan tenaga karena sedang berpuasa akan menjadikan badan tidak lemas,” tutup dokter yang juga menjadi anggota Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI).

Sumber: detikhealth

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: