Waktunya Permalukan si Perokok

perokok

Berbagai cara sudah dilakukan oleh segala lapisan masyarakat untuk bisa menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok, tapi sampai saat ini rokok masih menjadi masalah yang belum bisa terpecahkan. Ada usulan perokok harus dipermalukan biar kapok.

“Biasanya pecandu rokok itu sudah tidak tahu malu, maka harus ditargetkan bagaimana mempermalukan orang tersebut dan meningkatkan kesadaran,” ujar Dr. Imam B. Prasodjo, sosiolog dari UI dalam acara ‘Tegakkan Kawasan Dilarang Merokok’ di Angkutan Umum’ di Hotel Sofyan Betawi, Cikini, Jakarta, Kamis (10/9/2009).

Imam menambahkan sanksi yang diberikan bisa berupa sanksi positif dan sanksi negatif. Sanksi bisa dengan memberikan kartu kecil yang berisi bahwa orang tersebut sudah melanggar Perda tentang kawasan dilarang merokok dan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menegakkan kampanye anti rokok.

“Salah satu kampanye anti rokok bisa juga dengan melarang adegan merokok di sinetron, iklan ataupun sebuah film. Dan kampanye anti rokok ini harus mulai ditegakkan sejak masih anak-anak, karena rokok sangat adiktif kalau dari kecil sudah merokok akan berlanjut terus sampai dewasa.” ujar Prof. Farid A. Moeloek.

Pelanggaran terhadap kawasan dilarang merokok paling banyak terjadi di angkutan umum, padahal di tempat tersebut paparannya sangat sempit sehingga perokok pasif bisa lebih banyak menghirup racun-racun yang terkandung di dalam rokok. Bukan hanya sopir dan keneknya saja yang merokok tapi penumpangnya juga dan keberanian masyarakat untuk menegur masih sangat kurang.

Kampanye yang bisa dilakukan di angkutan umum dengan menempelkan stiker bahwa angkutan umum ini bebas dari asap rokok, serta bisa juga dengan memberikan penghargaan terhadap sopir dan kenek yang tidak merokok. Selain itu diperlukan kerjasama dengan pengusaha angkutan umum, agar merekrut karyawan yang tidak merokok.

Kampanye anti rokok sangat penting karena perokok pasif menghisap tar 3 kali lebih banyak, nikotin 3 kali lebih banyak, karbon monoksida 5 kali lebih banyak dan gas-gas berbahaya lainnya 50 kali lebih banyak. Perokok aktif hanya menghisap 25 persen asap rokok sementara 75 persen lainnya diberikan ke perokok pasif disekitarnya. Dan perokok pasif menghisap 4.000 jenis bahan kimia saat terpapar asap rokok orang lain.

Ayo tingkatkan keberanian untuk menegur orang yang merokok di kawasan dilarang merokok.

sumber : Detik.com

Satu Tanggapan to “Waktunya Permalukan si Perokok”

  1. setuju… rasanya pengen lihat ada orang tiba-tiba mampus pas lagi ketawa-tawa menikmati rokoknya… hehehe… salam sukses….

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: