Tarif GPRS IM3 kini lebih murah

Mungkin saya adalah orang yang ketinggalan zaman dalama trend IT. Bagaimana tidak ? Teknologi GPRS sebenarnya sudah ada sejak tahun 2000 dan saya baru mengetahui secara lebih dalam tentang teknologi ini baru pada hari ini. Jika disuruh untuk menjelaskan tentang GPRS, mungkin anda bisa menjelaskan lebih lengkap dari saya. bagi saya, GPRS adalah sangat berarti pada saat-saat terakhir ini dimana saya sangat membutuhkan akses internet dan entah kenapa koneksi internet kampus yang seharusnya lancar seperti hari-hari sebelumnya kini terpuruk dengan kecepatan yang stabil dibawah 1kbps …

Mengapa GPRS sangat berarti bagi saya ? GPRS ini kebanyakan dimanfaatkan untuk transfer paket data (apakah memang ada fungsi lain) dalam hal ini secara umum biasa kita mengerti kegunaannya adalah untuk berinternet. Keunggulan dari GPRS, dari sdut pandang saya, adalah mobilitas. Dengan handphone yang mendukung GPRS dan memiliki web browser dapat kita gunakan untuk sarana berinternet yang mudah dan bermanfaat, misalnya Internet Messenger. Kelemahannya mungkin adalah terletak pada tarifnya yang masih dirasa terlalu mahal. Pada saat saya menulis tulisan ini, rata-rata provider GSM menawarkan tarif Rp. 10,-/kb. alternatif lain adalah untuk CDMA lebih murah dan bervariasi. Untuk StarOne mematok Rp. 3,-/kb, Fren dan Flexi Rp.5,-/kb. Paket Pascabayar pada beberapa operator menawarkan tarif yang lebih murah ketimbang prabayar. (Tarif mungkin bisa berubah sewaktu-waktu, untuk info lebih akurat harap hubungi provider resmi).

Pengalaman saya, untuk pertamakali saya pakai gprs XL karena nomor saya saat ini adalah XL. Jika saya hitung-hitung, saya menghabiskan Rp. 10.000,- untuk paket sebesar 1 MB. Sebisa mungkin saya memprioritaskan hanya untuk aktivitas yang hanya menghabiskan sedikit bandwith, semisal saja seperti Yahoo!Messenger. Baru-baru ini saya dengar kalau IM3 menawarkan tarif Rp.1,-/KB. Wah, ini baru tarif yang sesuai !

Akhirnya saya coba beli paket perdana IM3 dengan harga Rp. 10.000,- ( isi pulsa 10.000,- pula ). Seingat saya tidak perlu ada aktivasi gprs untuk IM3, walaupun begitu saya perhatikan bahwa kartu perdana IM3 tidak bisa dipakai jika kita belum registrasi ke 4444. Setelah saya mencoba mobile messenger milik yahoo di hp saya dan berfungsi dengan baik, langsng saja saya coba berinternet di PC saya dengan HP saya sebagai modem. ( Maaf jika saya tidak menyertakan tutorial di tulisan saya ini karena mengingat sudah banyak tutorial yang ada di blog lainnya. Anda bisa memasukkan kata kunci “setting gprs” di blogsearch.google.com dan anda akan mendapat banyak pilihan tutorial yang bervariasi dari para bloggger ). Hal yang pertama saya lakukan sete;ah terkoneksi adalah mengecek gmail saya, kemudian mencoba aplikasi gaim, dan terakhir mencoba mengakses situs WordPress saya ini. Total paket yang saya habiskan adalah sekitar 3.316 kb, atau dalam rupiah saya menghabiskan Rp. 3.316,- saja ! Sungguh tak ubahnya seperti kita berinternet di warnet. Mungkin kelebihannya adalah bahwa kita tidak perlu keluar rumah dan tidak perlu diburu waktu.

Bagaimanapun juga, tarif IM3 ini saya harapkan hanyalah sebuah awal. Awal dari tarif internet yang lebih murah dan kita semua berharap dengan ini masyarakat kita dapat semakin mudah mengakses informasi, berkomunikasi yang juga turut mendongkrak ekonomi bangsa dan kesejahteraan rakyat. Saya harap dengan adanya teknologi terbaru seperti 3G dan Wimax, akses internet jadi tambah cepet, akses bandwith semakin lebar, dan tentunya yang tidak kalah penting : Tarif yang rasional ! (Amin .. )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: